Tak Perlu Antre di Loket, Tiket Kapal Pelni Bisa Dipesan Lewat Ponsel

Elisabeth Naru

Digitalisasi pelayanan merupakan bagian dari upaya PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin terbiasa menggunakan teknologi dalam aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, PT Pelni terus mendorong transformasi digital layanan transportasi laut melalui aplikasi PELNI Mobile.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat melakukan sejumlah aktivitas seperti pembelian tiket kapal, pengiriman barang, layanan keagenan kapal dan penggunaan fitur mobile check-in yang menjadi salah satu layanan terbaru.

“PELNI Mobile merupakan salah satu cara pembelian tiket kapal yang kami tawarkan kepada calon penumpang. Masyarakat tidak perlu lagi selalu datang ke loket untuk melakukan pemesanan,” ujar Vice President Usaha Penumpang Non Komersial PT Pelni (Persero), Presda Simangasing, dalam sosialisasi bertajuk “Koneksi di Ujung Jari” melalui radio after7pm, Selasa, 28 Juli 2026.

Presda Simangasing hadir bersama Kepala Cabang Pelni Maumere Edwin Kurniansyah untuk memperkenalkan PELNI Mobile sebagai aplikasi resmi yang memungkinkan masyarakat melakukan pemesanan tiket kapal secara daring melalui ponsel pintar.

Menurut Presda, Pelni merancang aplikasi tersebut agar dapat digunakan oleh berbagai kelompok usia. Kemudahan penggunaan menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan layanan digital tersebut.

Pembelian Tiket Semakin Mudah

Pelni saat ini menyediakan sejumlah kanal pembelian tiket. Selain melalui loket kantor cabang, masyarakat dapat menggunakan layanan daring, agen perjalanan, mitra B2B, What’s App, serta contact center 162.

Untuk pembayaran melalui PELNI Mobile, calon penumpang dapat menggunakan layanan perbankan dari BRI, Mandiri, BNI, dan BCA. Pelni juga menyediakan alternatif pembayaran melalui jaringan ritel seperti Alfamart, Alfamidi, Omi Mart, dan Indomaret.

Selain itu, layanan pemesanan tiket Pelni juga tersedia melalui sejumlah kanal perbankan dan mitra, antara lain BCA Mobile, myBCA, Livin’ Sukha by Mandiri, BRImo, BRILink, serta Agen BNI 46.

Presda menyebutkan, berdasarkan data yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut, pembelian tiket Pelni secara daring saat ini telah mencapai sekitar 61 persen, sementara pembelian secara langsung berada di angka 39 persen.

Meski demikian, pembelian tiket secara manual masih dipilih sebagian masyarakat. Salah satu alasannya adalah adanya rasa aman ketika penumpang memegang tiket secara fisik.

“Masih banyak masyarakat yang lebih percaya ketika tiket dapat dimiliki secara fisik. Ada perasaan lebih tenang ketika bisa memegang tiket secara langsung dibandingkan membelinya secara virtual,” ungkap Presda.

Oleh karena itu, edukasi mengenai keamanan dan kemudahan layanan digital terus dilakukan Pelni, termasuk melalui sosialisasi di Maumere.

Delapan Tahap Pemesanan

Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Cabang Pelni Maumere Edwin Kurniansyah juga menjelaskan mekanisme pemesanan tiket melalui aplikasi. Secara umum, calon penumpang terlebih dahulu membuka menu Tiket Kapal, kemudian menentukan pelabuhan asal, pelabuhan tujuan, serta tanggal keberangkatan.

Selanjutnya, pengguna mengisi informasi penumpang, termasuk jumlah penumpang, jenis kelamin, serta kategori

penumpang sesuai ketentuan yang tersedia pada aplikasi. Setelah itu, calon penumpang memilih metode pembayaran dan menyelesaikan transaksi.

Pelni menilai sistem digital tersebut dapat memangkas waktu yang sebelumnya dibutuhkan masyarakat untuk datang dan mengantre di loket.

“Ini adalah cara kami untuk hadir lebih dekat kepada masyarakat. Kami mengibaratkannya sebagai upaya menjemput bola,” kata Edwin.

Pelni Operasikan 85 Kapal

Dalam dialog tersebut, Presda juga menjelaskan cakupan armada Pelni. Saat ini, PT Pelni disebut mengoperasikan 85 kapal, terdiri atas 25 kapal penumpang, 30 kapal perintis, 13 kapal barang, satu kapal ternak, dan 16 kapal rede.

Armada tersebut melayani berbagai jaringan pelayaran di Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan.

Untuk kapal penumpang, Pelni mengoperasikan 25 trayek dengan 77 pelabuhan singgah. Sementara kapal perintis melayani 30 trayek dengan 285 pelabuhan singgah. Pelni juga mengoperasikan 10 trayek tol laut yang melayani 48 pelabuhan serta satu kapal ternak yang melayani tiga pelabuhan.

Jaringan tersebut menempatkan Pelni sebagai salah satu moda transportasi laut yang memiliki peran penting dalam menghubungkan berbagai wilayah kepulauan Indonesia.

Maumere dan Mobilitas Masyarakat

Maumere menjadi salah satu wilayah yang memiliki aktivitas penumpang cukup tinggi. Mobilitas masyarakat dari dan menuju Maumere tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan perjalanan, tetapi juga perdagangan, pendidikan, pekerjaan, hingga aktivitas pariwisata.

Di tengah meningkatnya biaya perjalanan udara, transportasi laut menjadi salah satu pilihan masyarakat karena menawarkan alternatif perjalanan dengan biaya yang relatif lebih ekonomis.

Kondisi tersebut sekaligus membuat permintaan terhadap tiket kapal Pelni di sejumlah rute meningkat. Maka, ketersediaan armada dan penguatan sistem pelayanan menjadi bagian penting dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Presda mengatakan Pelni terus menyiapkan strategi pelayanan, termasuk melalui pengembangan armada dan kanal penjualan tiket.

Dorong Masyarakat Beralih ke Layanan Digital

Pelni juga terus mengembangkan fitur dan memberikan berbagai program promosi untuk menarik minat masyarakat menggunakan layanan digital.

Dalam kesempatan tersebut, Presda mengajak masyarakat Maumere dan sekitarnya untuk memanfaatkan PELNI Mobile yang tersedia bagi perangkat Android maupun iOS.

“Sudah menjadi tugas kami untuk senantiasa memberikan edukasi kepada masyarakat agar terus berkembang melalui teknologi yang dapat memudahkan aktivitas, salah satunya ketika ingin melakukan perjalanan menggunakan transportasi laut,” ujar Edwin.

Transformasi digital tersebut pada akhirnya bukan sekadar mengubah cara masyarakat membeli tiket, tetapi juga menjadi bagian dari upaya Pelni membangun layanan transportasi laut yang lebih mudah diakses.

Dengan PELNI Mobile, perjalanan masyarakat menuju berbagai penjuru Indonesia kini diupayakan dapat dimulai dari perangkat yang berada di tangan mereka sendiri atau terkoneksi di ujung jari.

0 0 votes
Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x